Sebuah iklan restoran di
Restoran Flime, nama restoran itu, tidak menyebutkan alamatnya. Mereka hanya menyebut berada di
Menurut seorang politisi setempat kepada harian Der Speigel, mengatakan, iklan tersebut mungkin hanya strategi pemasaran supaya laku. Dalam iklan itu disebutkan juga bahwa anggota member yang ingin ikut menyantap menu makan daging manusia, agar mendaftar dan menjawab sejumlah pertanyaan di formulir. Termasuk pertanyaan tentang apakah anggota sering melakukan fitness di gym, atau apakah sedang hamil.
Seperti dilansir Telegraph.co.uk, restoran mengklaim bahwa mereka terinsipirasi oleh ritual yang mereka sebut “Compassionate Cannibalism” atau “Kanibalisme Penuh Kasih” yang dilakukan suku Waricaca di pedalaman Brasil.
Website restoran tersebut menjelaskan, "Kami melihat pesta ini sebagai tindakan rohani, di mana semangat dan kekuatan makhluk dikonsumsi dan diberikan kepada para tamu."
Sementara, Michael Braun, Wakil Ketua Partai Berlin Kristen Demokrat, mengatakan, kepada harian Bild bahwa ia telah menerima email restoran ini dan mengeluhkannya.
"Saya pikir ini adalah lelucon menyesatkan, Tapi ini tidak lucu dan menjijikkan, apalagi seorang penduduk
Brandes secara sukarela meminta untuk dimakan oleh Meiwes pada tahun 2001.Meiwes memotong penis Brandes dan memakannya setelah sebelumanya dimasak dengan bawang putih, garam dan merica.
No comments:
Post a Comment