Friday, September 17, 2010

Heboh Muncul 4 matahari di China


Heboh kemunculan 4 matahari yang dikabarkan terjadi di China, menjadi perbincangan hangat di dunia maya. Di jaringan situs social facebook dan mikrobloging Twitter, isu ini menjadi topik utama.

Para pengguna internet banyak yang takjub, tapi tak sedikit pula yang khawatir bahwa kemunculan 4 matahari tersebut adalah pertanda kiamat.

Di situs video bersama Youtube, video 4 matahari ini sudah diunggah oleh seseorang dan ini telah ditonton sebanyak 4.250 kali. Dalam video berdurasi 56 detik tersebut, memang terlihat ada empat titik cahaya di langit. Satu titik cahaya bersinar paling terang dan berukuran besar, sementara tiga titik lainnya kecil, meski juga mengeluarkan cahaya terang.

Keempat ‘Matahari’ tersebut saling terhubung dengan sebuah garis tipis melingkar menyerupai bentuk cincin.

Menurut sebuah situs pengetahuan, kejadian tersebut sebetulnya adalah fenomena alam. Hadirnya matahari yang secara visual ada 3 atau 4 buah secara bersamaan disebut sebagai parhelion yang dalam bahasa Yunani berarti “Di Samping Matahari”.

Parhelion atau dalam bahasa lain disebut Sundogs, terbentuk dari plat es kristal berbentuk hexagonal pada awan sirus yang tinggi dan dingin, atau bisa juga terbentuk pada cuaca yang sangat dingin oleh kristal yang bernama “diamond dust” yang melayang di udara pada ketinggian yang rendah.

Sundogs terbentuk saat cahaya memasuki bagian prisma secara hampir vertikal dari kristal dan keluar melalui bagian lainnya dengan sudut inklinasi 60° dari sudut datang.

Sundogs berwarna merah pada sisi yang paling dekat dengan matahari, semakin jauh, warna bergradasi menjadi oranye sampai biru. Ciri khas ‘matahari palsu’ sundogs tidak pernah berwarna murni. Nantinya warna-warna tersebut akan melebur dalam garis cincin (parhelic circle) dan menjadi berwarna putih. (foto: youtube)

No comments:

Post a Comment

Popular Posts